Select Page

Qoniters yang saya cintai karena Allah… Subhanallah walhamdulillah, saya atas nama pribadi mengapresiasi kerja semua ummahat shalihat yang all out baik sebelum maupun saat acara berlangsung. Tiada balasan terindah yg sy pintakan kepada Allah kecuali surgaNya. Semoga Allah juga ganti setiap materi, tenaga, waktu, pemikiran, keringat dengan balasan dunia akhirat.
Semoga acara tadi menjadi pembuka yang baik untuk agenda- agenda besar Qonita selanjutnya.
I love you fillah.
(Nina Maulinawati)

Begitu bunyi sms dari murobbi kami tercinta Ustdzah Nina. Terharu membacanya ya.. subhanallah sungguh beruntung qoniters memiliki murrobi yang istimewa…

Sekedar kilas balik..gagasan mengadakan seminar ini , pertama kali memang dicetuskan oleh beliau. Menurut beliau dengan usia MT QONITA yang hampir 5 th dan jumlah anggotanya yang makin banyak, sudah selayaknya mencoba membuat suatu project yang lebih besar dan penuh tantangan yaitu Seminar. Oleh kami anggota QONITA (QONITER) disambutlah ide ini dengan membentuk panitia inti yang nantinya akan suka rela yang menggodok ide ini lebih lanjut . Panitia inti terdiri dari para QONITER yang pernah memiliki pengalaman mengadakan kegiatan seminar. Meski sebagian besar pengalamannya sih saat masih duduk di bangku kuliah jadi rata-rata diatas 10 tahun yang lalu.. hehehe. Tapi dengan bermodal niat dan bismillah kami yakin bisa. Pesiapan dilakukan hampir enam bulan lamanya (lama bener yah..hihihi). Enam bulan dihitung dari start awal yatu mulai mencari tema, pembicara yang cocok (kualitas dan harganya sesuai budget hehehe) sampai akhirnya ditemukan bentuk seminar yang paling pas.

Karena merupakan kegiatan besar perdana. Dibutuhkan effort lebih. Bahkan untuk membuat stempel saja dibutuhkan waktu hampir satu bulan. Karena panitia harus merancang dulu logo QONITA yang sesuai. Mencari logo yang menggambarkan QONITA . Yang membuat setiap orang yang melihat logo ini otomatis ingat QONITA. Simple tapi yang bermakna dalam..kriterianya berat betul yak.. Beres ururan logo, lanjut bikin kop surat (biar kelihatan profesional hihihi).

kop-surat

Saat urusan remeh temeh tadi sudah siap. Lanjut urusan serius mengangkat tema yang sudah dipilih ke anggota QONITA yang lain. Saat pertama kali dilontarkan, terus terang sebagian besar QONITER masih pesimis. Tidak yakin bisa. Apalagi temanya sepertinya berat sekali.. Pengelolaan keuangan keluarga? Komentar seperti “aduh saya tidak merasa perlu. Selama ini saya mengelola keuangan keluarga seperti air yang mengalir.. dan baik-baik saja“. Dan berbagai komentar sinis lainnya yang intinya kurang lebih sama datang tidak hanya dari dalam tetapi juga dari luar QONITA.

Belum lagi setelah dihitung-hitung ternyata dana yang dibutuhkan tidak sedikit. Sampai mencapai kisaran puluhan juta rupiah!!! Semakin besarlah keraguan. Setiap rapat membahas rencana mengadakan seminar sebagian besar QONITER masih diliputi keraguan. Kerja panitia inti dikritik kurang ini, diprotes kurang itu. Padahal kami sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik dan berusaha maksimal… hiks hiks.

Bisa dibilang saat awal merealisasikan gagasan seminar adalah saat-saat yang mengharu biru bagi panitia inti. Kami benar–benar merasakan betapa berat bersikap salamatush shodr (berlapang dada). Ibaratnya jalan yang dilalui banyak sekali kerikil-kerikil tajam, lubang dan duri-duri. Hanya semata-mata mencari ridho Allah sajalah yang membuat kami tetap kuat dan terus berjalan

Tapi berkat support dari Ketua Umum QONITA ( Teteh Dewi Wawa) serta doa dan bimbingan dari murrobi kami Ustdzah Nina, sedikit demi sedikit jalan mulai terbuka.. Beberapa pihak mau menjadi sponsor, ini membuat QONITER mulai sedikit bersemangat.

Sebulan menjelang acara promosi seminar mulai dilakukan, dengan cara tiap minggu dibuat sedikit ilustrasi mengenai perlunya perencanaan keuangan keluarga dan didukung oleh tampilan display picture (lebih dikenal dengan singkatannya DP hehehe) yang berbeda untuk di broadcast di BBM.

Ternyata alhamdulilah, strategi promosi ini sangat efektif. Sebelum tiket disebar sudah banyak pesanan. Dan ini membuat QONITER semakin bersemangat. Suasana rapat yang membahas rencana seminar berubah 180 derajat. Hampir semua QONITER bersemangat untuk terlibat dan membantu.

ketawa

 

Kegiatan menyusun kepanitian dan membagi tugas saat hari H serta memenuhi semua pernak pernik untuk seminar menjadi mudah dan menyenangkan. QONITERS bahu membahu ikut membantu dan dengan sukarela menyumbangkan apapun yang dibutuhkan. Tenaga dan bahkan dana (menjadi sponsor pribadi).

Saat itulah masa-masa yang manis bagi team work QONITA. Semua terlibat. Optimis, satu tujuan dan penuh keyakinan dengan hasil yang akan dicapai. Bersama-sama penuh harap cemas dan sekaligus bersemangat menanti tanggal 23 Maret 2014.

ngitung-tiket

Meski saat menjelang seminar pun jalan yang dilalui masih ada kerikil-kerikil (pindah gedung padahal sudah terlanjur bayar uang muka, pesanan baju seragam yang telat datang, pergantian managemen pembicara yang akhirnya membuat perbedaan dalam konsep acara dll). Akan tetapi karena sekarang kami kompak sebagai satu tim semua kerikil dan sandungan ini terasa sangat mudah dan ringan untuk dihilangkan.

koordinator acara

Dan suasana bersemangat ini terus terbawa hingga hari H. Saat acara seminar digelar semua QONITER bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab pada tugasnya masing-masing . Ada yang bertugas menerima tamu, menjaga playground, doorprize, bazaar , zona seminar sampai penjaga pintu semua bertugas dengan penuh senyum…..(Thanks Ibu Dewi Riggy koordinator acara yang sudah memikirkan setiap detail pelaksanaan acara..emmuah..*peluk dan semua QONITER yang bertugas saat hari H ..emmuah *peluk satu satu )

Alhamdulillah memang benar apa yang dikatakan ustdzah Nina, salah tujuan besar kegiatan seminar ini adalah melatih kualitas ukhuwah diantara kami para QONITERS. Seberapa kuat kami bisa bertahan jika dihadapkan dengan ujian dan batu sandungan. Akankah kerinduan untuk berkumpul dalam payung yang sama di padang Mahsyar dan kerinduan merasakan indahnya persaudaraan di syurga bisa mengalahkan segala rasa ego dan nafsu yang ada …

Ukhibuki fillah ya akhowati, love U full QONITERS.

Balikpapan, 27 Maret 2014

 

%d bloggers like this: